Categories
Pendidikan Umum

Tingkat Konversi Umpan

Tingkat Konversi Umpan

Tingkat Konversi Umpan

Prinsip Budidaya Ikan

Dalam budidaya ikan, prinsip dasar yang perlu diingat ketika memberi makan ikan adalah bahwa ikan harus diberi makan dengan benar sesuai dengan kebutuhan makan mereka. Untuk alasan ini, petani diharuskan memiliki keterampilan untuk secara akurat menilai jumlah pakan yang akan diberikan kepada ikan budidaya. Dalam hal ini, metode yang digunakan adalah menghitung rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio / FCR) atau efisiensi pakan (Feed Efficiency / FE).

Menghitung Rasio Konversi Pakan (FCR)

Efisiensi pakan (FE) sangat penting untuk mengetahui berapa banyak pakan ikan yang dapat meningkatkan produktivitas ikan budidaya. Selain itu, perhitungan ini juga berfungsi untuk menghindari pemborosan dalam makanan.

Rasio konversi pakan (FCR) dihitung dari jumlah kilogram pakan yang digunakan untuk menghasilkan satu kilogram ikan. Sedangkan efisiensi pakan (FE) adalah persentase dari berat ikan yang dihasilkan dibandingkan dengan berat pakan yang diberikan. Nilai FCR yang lebih rendah (mendekati 1) berarti feed dikelola dengan lebih baik. Sementara sebaliknya terjadi untuk FE, semakin tinggi nilai FE (mendekati 100%) berarti pemberian makan yang lebih baik atau lebih efisien dilakukan.

Contoh Perhitungan Rasio Konversi Pakan

Misalnya, jika ikan diberi makan sebanyak 10 kg dan kemudian menghasilkan ikan dengan berat 5 kg, FCR adalah 10/5 = 2. Efisiensi makan (FE) adalah sebaliknya dan FCR. Dari contoh di atas, FE adalah 5/10 = 50%. FE dengan nilai lebih dari 50% dianggap baik. Ikan tidak dapat memiliki efisiensi sempurna (FE = 100% atau FCR = 1). Misalnya, jika ikan diberi makan 5 kg, ia tidak akan menghasilkan 5 kg daging, karena ikan membutuhkan energi untuk metabolisme, pemanasan tubuh, pencernaan, pernapasan, stimulasi saraf, penyeimbang garam, berenang, dan aktivitas kehidupan lainnya. FCR akan sangat tergantung pada jenis, ukuran dan aktivitas ikan, parameter lingkungan dan sistem budidaya yang diterapkan.

Untuk menghasilkan efisiensi pakan yang baik, petani juga harus melakukan manajemen pakan yang baik. Ada banyak alat atau mesin pakan di pasaran saat ini yang dapat digunakan petani untuk mengendalikan dan mengatur pakan.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :